PRESIDEN: ALI ALATAS DIPLOMAT HANDAL
Jakarta, 12/12/2008
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, almarhum Ali Alatas merupakan diplomat handal dan cemerlang, tokoh internasional yang dihormati, sekaligus negarawan terhormat. "Beliau dikenal sebagai diplomat handal dan negosiator cerdas. Amat gigih dalam memperjuangkan kepentingan Indonesia," kata Presiden dalam sambutannya saat memimpin upacara permakaman jenazah almarhum Ali Alatas di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Jumat (12/12).
Bangsa Indonesia, kata Presiden, merasa kehilangan salah satu putera terbaik bangsa yang sepanjang hayatnya mengabdikan diri untuk kepentingan bangsa dan negara. Ali juga gigih berjuang untuk kepentingan regional dan internasional.
"Penghormatan militer ini adalah bentuk penghargaan dari negara dan pemerintah terhadap jasa almarhum," kata Yudhoyono.
Ali Alatas disebutnya, telah mencatat prestasi tinta emas dalam peran dan kontribusinya melakukan normalisasi hubungan RI dan Cina pada 1990 dan menciptakan perdamaian di Timor Timur pada 1999 serta mewujudkan piagam baru ASEAN pada 2007.
Dalam upacara pemakaman itu, hadir sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, Ketua DPR Agung Laksono, , sejumlah duta besar dan perwakilan negara asing, keluarga, serta handai taulan almarhum Ali Alatas
Ali Alatas lahir di Jakarta pada 4 Nopember 1932. Meniti karier sebagai diplomat sejak berusia 22 tahun. Ia mengawali tugas diplomatnya sebagai Sekretaris Kedua di Kedutaan Besar RI Bangkok (1956-1960). Mantan menteri luar negeri Indonesia periode 1988-1999 ini, meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya. (T.Ys/id/b)
Sumber: Kominfo News online - www.bidnewsroom.info
|