Home Brief History Government Flora & Fauna Land & People Climate Tourism Contact Us
 
 

The Consulate

Consular Service

Economic Issues

Social & Culture

Events & Pictures

Useful Links

Announcement

 
 
 
Berita > TOKOH
 


PRESIDEN PIMPIN UPACARA PEMAKAMAN ALI ALATAS

Kominfo News - 12 Desember 2008
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat (12/12) pagi pukul 09.00 WIB, memimpin jalanya upacara pemakaman jenazah mantan Menteri Luar Negeri Ali Alatas di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata Jakarta, dengan prosesi militer. Jenazah Ali Alatas tiba di kompleks pemakaman Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata sekitar pukul 8.51 WIB. Jenazah diusung melewati karpet merah yang digelar dari gerbang TMP menuju tempat pemakaman diiringi musik drum band.

Presiden Yudhoyono dalam sambutannya sebagai inspektur upacara pemakaman tersebut mengatakan, Ali Alatas merupakan diplomat cemerlang, tokoh internasional yang dihormati, sekaligus negarawan terhormat. "Penghormatan militer ini adalah bentuk penghargaan dari negara dan pemerintah," kata Yudhoyono.

Ia mengatakan, Ali yang lahir 4 Nopember 1932 itu sepanjang hayatnya mengabdikan diri untuk kepentingan bangsa dan negara, "Beliau dikenal sebagai diplomat handal dan negosiator cerdas. Amat gigih dalam memperjuangkan kepentingan Indonesia," katanya.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tiba lebih awal di lokasi pemakaman sekitar pukul 8.30 bersama Ibu Negara Ani Yudhoyono. Nampak pula hadir sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu seperti  Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda, Menteri Pemuda Olahraga Adhyaksa Dault, dan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono.

Selain itu, duta Besar Belanda Nicholaus Vandam, Dubes AS Cameron Hume, Dubes Australia Bill Farmer, sejarawan Des Alwi, dan Ketua DPR Agung Laksono.

Upacara pemakaman dimulai dengan laporan komandan upacara, Kolonel Inf. M Nasyir yang sehari-harinya menjabat sebagai Komandan Resimen 051 Jakarta.kepada inspektur upacara, Presiden Yudhoyono. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan riwayat hidup singkat almarhum dan pembacaan apel persada oleh Presiden.

Pasukan memberi hormat dan para perwira tinggi pendamping merentangkan bendera Merah Putih setinggi dada. Setelah jenazah diturunkan ke tempat peristirahatan terakhir, bendera Merah Putih dilipat dan dilanjutkan dengan tabur bunga oleh keluarga. Sebelumnya, upacara serah terima jenazah dilakukan di rumah duka, Jalan Benda Raya No 19, Jeruk Purut,Jakarta Selatan, Jumat 12 Desember 2008, pukul 08.00 WIB.

Ali Alatas lahir di Jakarta pada 4 Nopember 1932. Meniti karier sebagai diplomat sejak berusia 22 tahun. Ia mengawali tugas diplomatnya sebagai Sekretaris Kedua di Kedutaan Besar RI Bangkok (1956-1960).  Mantan menteri luar negeri Indonesia periode 1988-1999 ini, meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.  (T.Ys/toeb/b)

Sumber: Kominfo News online - www.bidnewsroom.info