QATAR TERTARIK BELI PESAWAT JENIS CN 235
Jakarta, 19/05/2009
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pemerintah Qatar menyatakan keinginannya untuk membeli pesawat jenis CN235 buatan PT. Dirgantara Indonesia. Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal di Kantor Kepresidenan Jakarta, Selasa (19/5), menyatakan, keinginan itu disampaikannya Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al-Thani kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat keduanya melakukan pertemuan di Istana Merdeka Jakarta. Bahkan, Emir Qatar langsung menginstruksikan asistennya untuk menghubungi Menteri BUMN Sofyan Djalil atau Kemenneg BUMN untuk pembelian pesawat tersebut. "Sehingga bisa segera order atas pesawat tersebut. Itu pertama dalam lima tahun dan setahu saya begitu spontan," katanya.
Namun demikian, Dino tidak mengetahui berapa jumlah pesawat yang akan beli. Hanya saja, dikatakannya, Emir Qatar sedang mencari pesawat berkapasitas 12-35 tempat duduk. Pada kesempatan itu, Dino juga mengungkapkan, bahwa kedua negara sepakat untuk meningkatkan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Qatar. "Pertemuan bilateral dengan Emir Qatar berlangsung dalam suasana bersahabat dan konstruktif. Dalam pembicaraan, kedua pemimpin sepakat meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi. Namun itu masih jauh dari potensi yang ada dan keduanya sepakat meningkatkan volume perdagangan," katanya.
Adapun hubungan perdagangan kedua negara pada 2008 meningkat 85 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kedua negara juga sepakat melanjutkan kerja sama investasi. Sewaktu presiden mengunjungiQatar pada Mei 2006, disepakati membentuk fund senilai USD1 miliar yang komposisinya 85 persen Qatar dan 15 persen Indonesia. "Dari sini akan dibentuk joint invesment company Indonesia-Qatar dengan modal dasar USD1 miliar. Keduanya sepakat untuk memfinalisasi pembentukan perusahaan bersama ini, bisa diluncurkan namun ada beberapa teknis legal yang perlu disepakati," jelasnya. (T.Ys/toeb)