Home Brief History Government Flora & Fauna Land & People Climate Tourism Contact Us
 
 

The Consulate

Consular Service

Economic Issues

Social & Culture

Events & Pictures

Useful Links

Announcement

 
 
 
Berita > KEAMANAN ASEAN
 


ASEANPOL AKAN MEMBANTU MENINGKATKAN KEAMANAN KAWASAN ASEAN

18 Mei 2009
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) dilaporkan akan mendirikan sebuah markas di Malaysia untuk badan kepolisiannya ASEANPOL, untuk memerangi kejahatan kawasan dan meningkatkan kerja sama keamanan, The Macau Times melaporkan. Markas tersebut akan menjadi yang pertama untuk ASEANPOL dan mencerminkan peningkatan dari organisasi yang sampai sekarang baru menjadi sebuah forum untuk para kepala-kepala kepolisian di kawasan.  ASEAN terdiri dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand, Brunei, Myanmar, Kamboja, Laos dan Vietnam. Menteri Dalam Negeri Malaysia Hishammuddin Hussein mengatakan kepada kantor berita Bernama bahwa asosiasi ini akan ditugasi memberantas kejahatan di kawasan ini, terutama perdagangan narkoba dan perdagangan manusia.  

Pengumuman tersebut dilakukan pada konferensi ASEANPOL yang ke-29 di Hanoi, Vietnam minggu lalu, yang dihadiri oleh para kepala kepolisian dari ASEAN yang beranggotakan 10 negara, termasuk Kepala Kepolisian Republik Indonesia Danuri, dan juga Australia. Australia mengatakan bahwa negara tersebut akan menyediakan pelatihan dan dukungan tambahan untuk ASEANPOL. Pada pertemuan tersebut, Komisaris Kepolisian Federal Australia Mick Keelty mengatakan bahwa Australia berencana untuk membantu pelatihan kepolisian kawasan untuk menangani penyelundupan manusia. Indonesia telah mencatat adanya peningkatan penyelundupan manusia, dengan adanya seribuan migran ilegal dari Afganistan yang tertangkap sejak awal tahun, yang sebagian besar dalam perjalanan menuju Australia untuk mencari suaka.  

India berniat meningkatkan kerja sama dengan Indonesia, Departemen Pertahanan India akan mempertimbangkan kembali strategi pertahanan India di sebelah tenggara negara tersebut, yang berarti memberikan kepentingan tambahan dalam hubungannya dengan Indonesia, jurnal khusus India Defense News melaporkan. Beberapa pejabat militer India yang berkuasa dan yang telah pensiun telah menyarankan hubungan diplomatik yang lebih dengan Jakarta dan pelatihan gabungan dengan pasukan Indonesia, kata sumber Departemen Pertahanan India. Seorang pejabat senior departemen mengatakan bahwa India dan Indonesia telah memperkuat hubungan pertahanan mereka dari waktu ke waktu dan kedua negara telah meneliti kemungkinan produksi senjata dan perangkat militer bersama. Kedua negara juga telah mendiskusikan soal patroli gabungan oleh kapal perang India dan Indonesia di Selat Malaka, rute laut ke sebelah timur untuk kapal-kapal termasuk kapal tangki minyak dari Teluk Arab. Seorang diplomat Indonesia mengatakan bahwa Jakarta tertarik membeli misil anti kapal supersonik BrahMos, yang dikembangkan bersama oleh India dan Rusia. Indonesia juga tertarik untuk bersama India memproduksi radar, perangkat elektronik dan persenjataan artileri, kata diplomat tersebut.  


Sumber: Trade and Investment News - www.ekon.go.id

 
Copyright @ KRI Darwin - NT - All Rights Reserved - 2008 -
Design by : Artme Production