Home Brief History Government Flora & Fauna Land & People Climate Tourism Contact Us
 
 

The Consulate

Consular Service

Economic Issues

Social & Culture

Events & Pictures

Useful Links

Announcement

 
 
 
 


GUNUNG SEMERU DAPAT MENGGANGU PENERBANGAN KE AUSTRALIA
16 Maret 2009
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menganjurkan warga yang tinggal di sekitar Gunung Semeru di Jawa Timur untuk meningkatkan kewaspadaan mereka saat terjadi letusan, sementara pihak berwenang Australia tetap mengawasi perkembangannya saat sejumlah pesawat dari negara tersebut melewati gunung berapi tersebut, The Jakarta Post melaporkan.  
Kepala PVMBG Surono mengatakan bahwa Gunung Semeru menunjukkan tanda-tanda tidak wajar, jauh dari kegiatan normalnya.  

Sejak status waspadanya dinaikkan menjadi status tertinggi pada 6 Maret setelah adanya sebuah letusan, pusat tersebut mencatat penurunan letusan dan gempa dengan 873 letusan, atau sekitar 34 gempa sehari, dengan tiga gempa letusan dan 18 gempa vulkanik.  
Dia menambahkan bahwa Semeru menampakkan anomali-anomali, yang dibuktikan dengan adanya penurunan drastis, dari lebih 150 letusan pada hari-hari normalnya, sampai ke kurang dari setengahnya sekarang.  

Saat meletus pada 6 Maret, kawahnya tidak mengeluarkan jumlah bahan vulkanik yang signifikan tetapi hanyalah asap tipis yang hanya mencapai ketinggian 50 meter, sangat bertolak belakang dengan letusannya pada bulan Mei tahun lalu saat mengeluarkan awan panas mencapai ketinggian 700 meter.  
Badan Meteorologi Australia telah berulang kali meminta perkembangan terbaru atas Gunung Semeru karena kekhawatirannya atas keselamatan penerbangan negara itu, yang melewati gunung tersebut, kata Surono.  
Para pengelola penerbangan khawatir akan adanya abu yang disertai dengan silika yang menyebabkan resiko pada penerbangan jika abu tersebut masuk ke mesin pesawat.  

                                                                                              


Sumber: Kominfo-Newsroom - www.bipnewsroom.info

 
Copyright @ KRI Darwin - NT - All Rights Reserved - 2008 -
Design by : Artme Production